Kuwum, 29 Juni 2026 – Pemerintah Desa Kuwum secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (29/6). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kuwum tersebut menjadi penanda dimulainya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pemberdayaan serta pembangunan desa.
Acara penerimaan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Kuwum, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan. Rombongan mahasiswa KKN-PPM UGM hadir bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Wulan Tri Astuti, S.S., M.A., dan dipimpin oleh Koordinator Unit KKN-PPM UGM, Muhammad Syarif Ridho Asy-Syahid. Pada kesempatan tersebut, koordinator unit memperkenalkan seluruh anggota tim sekaligus menyampaikan kesiapan mahasiswa untuk bersinergi dengan masyarakat selama menjalankan masa pengabdian di Desa Kuwum.
Penyambutan dilakukan secara resmi oleh Perbekel Desa Kuwum, I Putu Yoga Andika, S.T., yang didampingi Wakil Ketua BPD beserta perangkat desa. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KKN-PPM di Desa Kuwum.
Dalam sambutannya, Perbekel Desa Kuwum mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan Universitas Gadjah Mada yang kembali memilih Desa Kuwum sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM. Ia berharap para mahasiswa mampu menghadirkan program-program yang kreatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan desa.
"Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa KKN-PPM UGM. Semoga selama berada di Desa Kuwum dapat beradaptasi dengan baik, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi desa," ujar I Putu Yoga Andika.
Sementara itu, Dr. Wulan Tri Astuti, S.S., M.A. menjelaskan bahwa KKN-PPM merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar secara langsung dari dinamika kehidupan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga akan menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan setiap program kerja.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Unit KKN-PPM UGM, Muhammad Syarif Ridho Asy-Syahid. Ia menegaskan bahwa seluruh mahasiswa berkomitmen untuk beradaptasi dengan lingkungan Desa Kuwum, menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah desa maupun masyarakat, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan seluruh program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan penerimaan ini, mahasiswa KKN-PPM UGM resmi memulai rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Kuwum. Selama pelaksanaan KKN, berbagai program pemberdayaan akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, hingga pengembangan potensi desa.
Keberadaan mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan Pemerintah Desa Kuwum. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, seluruh pihak berharap program-program KKN-PPM mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.